HUKUM MENGERJAKAN SHOLAT WITIR SEPERTI SHOLAT MAGRIB

Ahlus Sunnah Bagi Ilmu

🌅✋🏻✅⛔ MENGERJAKAN SHALAT WITIR SEPERTI SHALAT MAGHRIB
✍🏻 Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah al-Jabiry hafizhahullah
📫 Pertanyaan: Barakallahufiikum wahai Syaikh Kami, soal yang keenam: Salah seorang ikhwan kita dari Universitas Islam (Madinah) sekarang di negeri (kami) mengajar di masjid. (Alhamdulillah). Dan Imam Masjid tersebut memintanya untuk mengimami shalat tarawih, karena dirinya lebih berilmu tentang Al-Quran, dan agar manusia mengenalnya dan mengambil faedah darinya. Akan tetapi kebiasaan di masjid tersebut, mereka shalat witir setelah tarawih dengan sifat seperti shalat maghrib.
Apakah boleh baginya untuk shalat dengan sifat demikian? Mengingat kalau shalat dengan mereka dengan sifat (tata cara) yang lain terkadang menyebabkan fitnah?
🔓 Jawaban: Yang sesuai sunnah dalam shalat witir itu dipisah. Maka shalat dua rakaat lalu salam, kemudian shalat satu rakaat lalu salam. Dan tidak boleh shalat witir seperti shalat maghrib, karena telah shahih adanya larangan akan hal itu dari Nabi shallallahu’alaiihi wasallam.
Sesungguhnya mestinya ia mengajari manusia, maka jika Imam melihat kalau mereka itu tidak menerima pendapatnya, maka ia shalat bersama mereka apa yang mudah lalu dia pulang dan shalat di rumahnya.
Adapun meninggalkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam karena ingin mengikuti pendapat yang syadz (ganjil) atau yang menyelisihi yang rajih, maka itu keliru. Telah shahih dari Ibnu Masud radhiallahu ‘anhu dan selain beliau -yang saya ketahui- kalau mereka shalat witir seperti shalat maghrib. 
Akan tetapi mereka ini mendapatkan udzur, sesungguhnya larangan shalat witir (dikerjakan) seperti shalat maghrib belum sampai kepada mereka dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan dalam banyak perkara telah dimansukh (hapus) hukumnya dalam keadaan sebagian sahabat belum mengetahui mansukhnya. Demikian. Naam.
📚 Sumber || http://miraath.net/ar/content/fatawa/8881161
🌎 Kunjungi || http://forumsalafy.net/bolehkah-shalat-witir-seperti-shalat-maghrib/
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia

⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎

Advertisements

MEMBERI MAKAN ORANG YANG PUASA

Ahlus Sunnah Bagi Ilmu:

*🏜🏞AYO SEMANGAT MEMBERIKAN BUKA PUASA KEPADA ORANG YANG BERPUASA*

📖Didalam hadits disebutkan 
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”
*☝APAKAH MA’NA HADITS INI MEMBERI MAKAN ORANG YANG BERPUASA KETIKA BERBUKA SAMPAI KENYANG ATAU CUKUP DENGAN BEBERAPA MAKANAN*❓

🌥🌥🌥🌥🌥🌥
🌻Al’allaamah Ibnu ‘utsaimin رحمه الله 
💥Berkata رحمه الله didalam syarh riyaadhusshoolihin : 
🚪BAB KEUTAMAAN MEMBERI MAKAN ORANG YANG BERPUASA KETIKA BERBUKA. 
💎Ini adalah yang akhir dari apa yang telah disebutkan oleh Annawawi 

رحمه الله 

Didalam kitab riyaadhusshoolihin, berkaitan tentang puasa, 
🏝Termasuk dari ni’mat Allaah kepada hamba-Nya disyariatkan nya untuk mereka tolong menolong dalam perkara kebaikan dan ketaqwaan,
🍚Termasuk diantaranya adalah memberi makan orang yang berpuasa, dikarenakan seorang yang berpuasa diperintahkan untuk berbuka serta menyegerakannya, apabila seseorang diberikan pertolongan ( dimudahkan) untuk melakukan perbuatan ini maka sungguh yang demikian itu ni’mat dari Allaah, oleh karena ini nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda: ” barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun”
✍Para ‘ulama’ terjadi silang pendapat didalam memahami ma’na” barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa” 
📕Dikatakan (menurut sebagian pendapat) sesungguhnya yang dimaksud adalah memberinya makan  dengan sesuatu yang terendah, meskipun Dengan sebiji kurma. 
📗Sebagian ‘ulama’berpendapat: “yang di inginkan dengan memberi makan adalah: 

Mengenyangkannya dikarenakan inilah yang memberikan manfa’at kepada orang yang berpuasa sepanjang malamnya, dan terkadang mencukupkan dia dari sahur. 
✅Akan tetapi *dzohir*(yang nampak) dari hadits jika seseorang memberi makan orang yang berpuasa meskipun dengan satu biji kurma maka sesungguhnya dia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa.
💪Oleh karena ini seyogyanya bagi setiap insan untuk bersemangat memberi makan orang-orang yang berpuasa sesuai dengan kemampuan , 
🍂Terlebih lagi jika orang yang berpuasa tersebut seorang yang faqir,  membutuhkan, 
🌻Dikarenakan tidak ada yang menyiapkan makanan berbuka puasa untuk mereka dan alasan alasan yang lainnya .
Telegram.me/salafycurup. 
Alih bahasa:📚 Abu Fudhoil ‘Abdurrohmaan Ibnu ‘umar 
Sumber: 

https://www.sahab.net/forums/index.php?app=forums&module=forums&controller=topic&id=153041

🍃https://youtu.be/zjTKYXhHbns

QUNUT DALAM SHOLAT WITIR

Ahlus Sunnah Bagi Ilmu:

بسم الله الرحمن الرحيم 
*🏝APAKAH TERMASUK DARI ASSUNNAH QUNUT DIDALAM  SHOLAT WITIR*

Pendapat yang dikuatkan oleh assyaikh Zakariya al’adniy semoga Allaah menjaganya. 
Wahai Syaikh Semoga Allah memberkahi Anda kami memiliki pertanyaan: 📝
📌Apakah termasuk dari assunnah Qunut didalam witir ❓
🌻Kami mengharapkan dari anda jawaban wahai Syaikh semoga Allaah menjaga Anda. 
Assyaikh menjawab: 🔓

*TIDAK* 
Diterjemahkan oleh: 📚

Abu Fudhoil ‘Abdurrohmaan Ibnu ‘umar 
Telegram.me/salafycurup

KEUTAMAAN DOA ANTARA AZAN DAN IQOMAH

Ahlus Sunnah Bagi Ilmu:

( فائدة عزيزة جدا )
*🏞KEUTAMAAN BERDOA DIWAKTU ANTARA ADZAN DAN IQOOMAH*

 

قال العلامة صالح الفوزان حفظه الله في شرح الحديث الصحيح :

( الدعاء بين الأذان والاقامة لا يرد )
( كثير من الناس يهملون الدعاء بين الأذان والإقامة ويشتغلون بتلاوة القرآن 

 تلاوة القرآن لا شك أنها عمل جليل 

ولكن تلاوة القرآن لها وقت آخر 

 كونك تستغل هذا الوقت بالدعاء والذكر أفضل 

 لأن الدعاء المقيد في وقته أفضل من الدعاء المطلق  تلاوة القرآن مطلقة في كل وقت 

وهذا الوقت مخصص للدعاء  

فكونك تشتغل بالدعاء والذكر والاستغفار أفضل من تلاوة القرآن في هذا الوقت 

 هذا ينبغي أن يفطن له ..
( تسهيل الإلمام بفقه الأحاديث من بلوغ المرام ) .

( ٦ / ٣٢٦ )
Faedah yang sangat mulia 
🌻Berkata Al Allaamah sholeh bin fauzan حفظه الله di dalam menjelaskan Hadits yang shohih.

(Doa antara adzan dan iqomah tidak tertolak)
“Kebanyakan dari manusia mereka mengabaikan doa antara adzan dan iqomah dan menyibukkan diri dengan membaca Alqur’an, membaca Alqur’an tidak diragukan bahwa itu amalan yang sangat mulia, akan tetapi membaca Alqur’an padanya ada waktu yang lain.

⚡Keadaanmu yang menyibukkan waktu ini(antara adzan dan iqomah) dengan berdoa dan dzikir itu lebih utama.
💥Dikarnakan doa yang muqoyyad(terikat) pada waktunya lebih utama dari pada doa yang mutlaq(tidak terikat dengan waktu.
🏝Membaca Alqur’an itu mutlaq pada setiap waktu.

Dan waktu ini(antara adzan dan iqomah) dikhususkan untuk berdoa.
👜Maka keadaanmu yang menyibukkan dengan doa dan dzikr dan istighfar lebih utama daripada membaca Alqur’an pada waktu ini.
✅Ini yang sepantasnya untuk diperhatikan padanya.
(Tashil al ilmam bifiqh al ahaadits min buluughil marom. 6/326)
Diterjemahkan oleh: 📚

Al ustaadz Abu Daud syafriy almaidaaniy

 حفظه الله 

Telegram.me/salafycurup

MANFAAT RASA LAPAR

Ahlus Sunnah Bagi Ilmu:

➖➖➖➖➖➖➖➖➖

*💎💎 PERMATA SALAF 💎💎* ➖➖➖➖➖➖➖➖➖
📚💎 *Permata Salaf “Manfaat Rasa Lapar ”*

_*✅ MANFAAT RASA LAPAR ❗*_
*💎▪Ibnu Abi ad-Dunya rahimahullah meriwayatkan dari Muhammad bin Wasi’ rahimahullah bahwa dia berkata,*
_“Siapa yang sedikit makannya dia akan bisa memahami, membuat orang lain paham, bersih, dan lembut. Sungguh, banyak makan akan memberati seseorang dari hal-hal yang dia inginkan.”_

*💎▪Diriwayatkan dari Utsman bin Zaidah rahimahullah, dia berkata bahwa Sufyan ats-Tsauri rahimahullah mengirim surat kepadanya (di antara isinya),*
_“Apabila engkau ingin tubuhmu sehat dan tidurmu sedikit, kurangilah makan.”_

*💎▪Diriwayatkan dari Ibrahim bin Adham rahimahullah,*
_“Siapa yang menjaga perutnya, dia bisa menjaga agamanya. Siapa yang bisa menguasai rasa laparnya, dia akan menguasai akhlak yang terpuji. Sungguh, kemaksiatan akan jauh dari orang yang lapar, dekat dengan orang yang kenyang. Rasa kenyang akan mematikan hati. Akan muncul pula darinya rasa senang, sombong, dan tawa.”_

*💎▪Diriwayatkan dari Abu Sulaiman ad-Darani rahimahullah,*
_“Jika jiwa merasakan lapar dan dahaga, kalbu akan bersih dan lembut. Jika jiwa merasakan kenyang dan puas minum, kalbu menjadi buta.”_

*💎▪Diriwayatkan pula dari asy-Syafi’i rahimahullah,*
_“… Rasa kenyang akan memberati badan, menghilangkan kewaspadaan, mendatangkan rasa kantuk, dan melemahkan pemiliknya dari beribadah.”_

_*📔(Jami’ al-Ulum wal Hikam, hlm. 576—577)*_
🌏 Sumber : http://asysyariah.com/permata-salaf-manfaat-rasa-lapar/
📂📜 Sep 2, 2013 | Asy Syariah Edisi 092,Permata Salaf |
▪▪◾◾◼◼◾◾▪▪
*📚 Majmu’ah Riyadhussalafiyyin*

↘🌏 _*Join Channel Telegram*_ :

▶🌐 https://telegram.me/Riyadhussalafiyyin
🔘🔘🔘⚫🔛®⚫🔘🔘🔘

KAPAN MEMBAYAR FIDYAH

Ahlus Sunnah Bagi Ilmu:

Salafy Indonesia:

💐🍛⏰🌹 KAPAN WAKTU MENGELUARKAN FIDYAH?
✍🏼 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
ﺃﻣﺎ ﻭﻗﺖ ﺍﻹﻃﻌﺎﻡ ﻓﻬﻮ ﺑﺎﻟﺨﻴﺎﺭ، ﺇﻥ ﺷﺎﺀ ﻓﺪﻯ ﻋﻦ ﻛﻞ ﻳﻮﻡ ﺑﻴﻮﻣﻪ، ﻭﺇﻥ ﺷﺎﺀ ﺃﺧﺮ ﺇﻟﻰ ﺁﺧﺮ ﻳﻮﻡ، ﻟﻔﻌﻞ ﺃﻧﺲ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ.
“Adapun waktu memberikan makan maka diberi pilihan, jika seseorang menginginkan maka dia boleh mengeluarkan fidyah setiap hari yang padanya dia tidak berpuasa, dan jika dia menginginkan dia juga boleh mengakhirkannya hingga hari terakhir (Ramadhan), hal ini berdasarkan perbuatan Anas radhiyallahu anhu.”
📚 Asy-Syarhul Mumti’, jilid 6 hlm. 326
🌍 Sumber || https://twitter.com/DurarusSalaf/status/871562276859396096
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia

⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎

DERAJAT HADITS MUSAFIR TETAP BERPUASA MENDAPAT 2 PAHALA

Ahlus Sunnah Bagi Ilmu:

📚 RANGKAIAN FATWA PUASA (3⃣7⃣): BANTAHAN TERHADAP ANGGAPAN BAHWA MUSAFIR JIKA MENYEMPURNAKAN PUASANYA AKAN MENDAPAT DUA PAHALA
〰〰⚪️〰〰
▶️ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al’ Utsaimin rahimahullah Ta’ala ditanya, 
☎️ “Apa pendapat anda tentang ucapan “Seorang musafir jika menyempurnakan puasanya maka dia mendapat dua pahala.” ?
✳️ Maka beliau menjawab: 
☑️ “Pendapatku adalah bahwasanya ucapan ini tidak ada dalilnya. Bahkan seorang musafir jika kesusahan melakukan puasa maka dia dilarang untuk berpuasa. 
🌱 Dahulu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam melihat ada seseorang yang pingsan dan dikerumuni oleh manusia. Maka beliau bertanya, “ada apa ini?” mereka menjawab, “seorang berpuasa (pingsan)” maka beliau mengatakan, “Bukan termasuk kebaikan seseorang berpuasa ketika safar.”

🌏 Sumber: Majmu’ Fatawa wa Rasail Ibnu Utsaimin (19/136)

📖 Diterjemahkan Oleh: Tim Warisan Salaf
#silsilahfatawashiyam #shiyam #puasa

〰〰➰〰〰

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah

🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf 

💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com